Sekelompok Monyet Terperangkap, Terkurung di Kandang Karangpawitan: Lapar, Nakal, Banyak Sampah

0
123

Kondisi kandang di Lapangan Karangpawitan 2, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang memprihatinkan. 12 kandang yang dihuni tujuh ekor monyet tersebut banyak sampah dan terlihat tidak terawat.

Dari pantauan di lokasi, banyak sampah jenis plastik kemasan makanan ringan di dalam kandang. Kawanan monyet yang menghuni kandang pun berperilaku agresif dan terlihat kelaparan. Bahkan salah satu monyet terekam kamera sedang mengunyah masker.

Seekor kera memakan masker karena lapar.

Sebelumnya, kawanan monyet ini menghuni kandang di Karangpawitan 1, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat. Sekitar tahun 2017, kandang tersebut dipindahkan ke Karangpawitan 2.

Agus (60), pemilik warung tidak jauh dari kandang menuturkan, ada dua petugas yang setiap hari memberi makan kawanan monyet. Sehari dua kali. Pagi sekitar jam tujuh, dan sore sekitar jam tiga.

“Makanannya buah-buahan. Kandang juga dibersihkan, tapi tidak sering. Sebulan cuma satu kali dibersihkan menggunakan semprotan air. Saat dibersihkan, sampah pun diambil,” katanya.

Meski dibersihkan, sampah bertumpuk dengan cepat tiap hari Minggu. Memang, sambung Agus, Karangpawitan 2 ramai pengunjung tiap akhir pekan.

“Banyak pengunjung yang melempar makanan ke dalam kandang, kadang dimasukkan melalui tongkat atau kayu kecil, jadinya kandang banyak sampah,” katanya.

Menurut kesaksian Agus, kawanan monyet pernah beberapa kali lepas dari kandang dan menyerang manusia. “Lebih dari dua kali,” katanya.

Serangan paling parah dialami seorang anak yang sedang latihan sepatu roda di lokasi. Lapangan Karangpawitan 2 memang sering digunakan untuk latihan atlet sepatu roda Karawang karena lintasannya yang representatif.

Ketika itu seekor monyet lepas dan berkeliaran di lapangan. Monyet itu kemudian menyerang seorang anak sampai menderita banyak luka.

“Langsung dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Terakhir, insiden lepasnya monyet terjadi sekitar dua minggu lalu. Beruntung monyet tersebut tidak sampai menyerang manusia karena keburu diamankan warga.

Kawanan monyet melarikan diri lewat celah di antara jeruji kandang. Di kemudian hari, celah tersebut ditutup rapat. Namun menurut Agus, karena kualitasnya rendah, monyet masih bisa meloloskan diri dari sana.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas PRKP (Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman) Karawang Tatang Tiswa mengaku tidak tahu perihal perawatan kadang monyet. Padahal, perawatan tersebut berada di bawah bidang pertamanan yang masuk dalam wilayah Dinas PRKP Karawang.

“Saya tidak tahu. Mungkin di bawah Dinas PUPR Karawang,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here